TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Perumda Tirta Mayang mengimbau masyarakat untuk menampung persediaan air bersih selama proses perbaikan clariflocculator di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 1. Perbaikan tersebut akan berlangsung selama delapan hari, mulai 25 April hingga 2 Mei 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan distribusi air bersih kepada pelanggan. Namun, selama proses pekerjaan berlangsung, sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami penurunan debit distribusi serta berkurangnya jam pengaliran air.

Direktur Perumda Tirta Mayang, Arianto Lapaso, ST, menjelaskan bahwa wilayah terdampak meliputi area pelayanan Booster M. Kukuh dengan 5.080 sambungan rumah (SR), Booster Paal VIII sebanyak 2.600 SR, serta Booster Kebun Daging sebanyak 2.897 SR.

Baca juga:  Giatkan Literasi Santri, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Apresiasi GEMBOOK 30' di Dua Pondok Pesantren

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kecamatan Kota Baru, meliputi Kelurahan Kenali Asam Atas, Kenali Asam Bawah, Paal Lima, Kenali Asam, Simpang III Sipin, dan Talang Gulo.

Selain itu, Kecamatan Alam Barajo meliputi Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Jambi Selatan mencakup Kelurahan Thehok, Paal Merah, dan Lingkar Selatan, serta Kecamatan Jelutung di Kelurahan Kebun Handil. Dampak juga dirasakan di wilayah kerja sama Desa Talang Belido.

“Normalisasi pengaliran akan dilakukan secara bertahap setelah pekerjaan selesai,” ujar Arianto.

Atas kondisi tersebut, Perumda Tirta Mayang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung.

Lebih lanjut, Arianto menjelaskan bahwa pelanggan yang mengalami gangguan seperti aliran air mati total, penurunan jam distribusi secara signifikan, atau tidak sempat menampung air, dapat memanfaatkan layanan bantuan yang telah disediakan.

Baca juga:  Tantangan Walikota Baru, Beragam Permasalahan Kota Jambi

“Perumda Tirta Mayang akan menyalurkan bantuan air bersih melalui mobil tangki secara gratis bagi pelanggan terdampak. Masyarakat dapat menghubungi nomor 0821-2121-9894,” jelasnya.

Selain itu, layanan pengaduan juga dapat disampaikan melalui WhatsApp di nomor 0821-2121-9692.

Perumda Tirta Mayang berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan melakukan langkah antisipasi dengan menampung air secukupnya selama masa perbaikan berlangsung. (*)