Lebih lanjut, Iptu Edy Hariyanto menyampaikan; dari TKP kedua, dalam pengembangan mengarah ke jln. Lingkar barat 1 Perum Wijaya manyang Blok D.01 Rt.25 Kel. Mayang mangurai Kec. Kota Baru, kemudian Tim Opsnal berhasil menangkap diduga pelaku MA, selanjutnya dilakukan penggeledahan serta ditemukan barang bukti sebanyak 10 butir pil ekstasi, dengan rincian; 7 butir merk kodok warna biru dan 3 butir merk puma warna ungu yang tersimpan didalam tas slempang warna hitam didalam kamar.
Saat interogasi, MA mengakui barang bukti yang ditemukan adalah miliknya diperoleh dari seorang laki-laki bernama Farel (dalam lidik) dengan sistem kerja dan akan mendapatkan upah sebesar Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah) per butirnya dari Farel (dalam lidik) apabila sudah terjual kepada pembeli dengan sistem COD (bertemu langsung).
“Saat ini, kedua diduga pelaku beserta barang bukti sudah berada di Kantor Satresnarkoba Polresta Jambi untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, dan Narkotika jenis sabu tersebut, akan dilakukan uji sampel ke Laboratorium”, ucapnya.
Atas perbuatannya, “Pelaku EPP dan MA dikenakan Pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana”, tutup Ps. Kasi Humas Iptu Edy Hariyanto. (*)



Tinggalkan Balasan