TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI –  Satuan reserse narkoba (Satreanarkoba) Polresta Jambi berhasil mengungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis Pil Ekstasi, melibatkan dua orang laki-laki mengaku berinisial EPP (18) dan MA (18) yang ditangkap dari dua TKP, dengan mengamankan barang bukti sebanyak 12 (dua belas) butir pil ekstasi dengan rincian; 9 (sembilan) butir merk kodok warna biru dan 3 (tiga) butir merk puma warna hitam.

Selain narkotika jenis pil ekstasi, barang bukti lainnya yang diamankan, yakni; 1 (satu) buah kotak rokok merk novem warna kuning. 1 (satu) buah plastik klip bening ukuran kecil. 1 (satu) unit HP Android merk Infinic smart 8 warna hitam (diakui milik EPP). 1 (satu) buah tas sandang warna hitam. 2 (dua) buah plastik klip bening ukuran sedang, dan 1 (satu) unit Handphone I-Phone 13Pro warna abu-abu (diakui milik MA).

Baca juga:  Berlangsung Meriah, Ketua KONI Pusat Apresiasi, Final Pencak Silat Piala Danrem 042/Gapu

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan B. Siregar, S.I.K.,M.H. melalui Ps. Kasi Humas Iptu Edy Hariyanto, menyampaikan; Pengungkapan kasus tindak Pidana Narkotika jenis pil ekstasi oleh Satresnarkoba, setelah menerima informasi dari masyarakat pada jum’at (3/5/2026) tentang adanya aktivitas transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis pil ekstasi di kawasan parkiran “Trio Futsal” depan SMAN. 4 Kel. Simpang III Sipin Kec. Kota Baru Kota Jambi. Kemudian Tim Opsnal bergerak cepat melakukan penyelidikan pada lokasi dan berhasil melakukan penindakan penangkapan terhadap seorang laki-laki mengakui berinisial EPP pada pukul 18.30 wib, selanjutnya Tim Opsnal melakukan penggeledahan serta ditemukan barang bukti sebanyak 2 (dua) butir pil ekstasi warna biru merk kodok didalam kotak rokok novem, yang saat itu ia dipegang ditangannya sebelah kanan.

Baca juga:  Gagalkan Peredaran Narkoba, Polresta Jambi Amankan Pelaku Pembawa 602 Gram Sabu  

“Hasil interogasi awal, EPP mengakui barang bukti (BB) yang ditemukan adalah miliknya didapat dari seorang laki-laki berinisial MA dengan cara membeli seharga Rp.440.000,- (empat ratus empat puluh ribu rupiah) yang diperoleh dari seseorang laki-laki berinisial R (dalam lidik) untuk dijual kembali”, ujarnya.