“Tidak ada perusahaan yang sukses dan sustainable apabila akuntansinya lemah. Pastikan kalian, dan wajibkan tim kalian, untuk merasa ‘kami harus menang’. Tapi jangan lupa, semangat kompetitif harus ada dasarnya, yaitu kepatuhan terhadap peraturan,” ujar Diza.
Sementara itu, Dekan FEB UNJA Shofia Amin mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator di era digital.
“Digitalisasi ini bukan lagi pilihan, melainkan fondasi baru dalam produktivitas ekonomi. Saya berharap mahasiswa akuntansi nantinya bisa menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga sebagai inovator yang mampu mengawal integritas keuangan di era digital ini,” katanya.
Ketua Jurusan Akuntansi Nela Safelia turut mengapresiasi pelaksanaan JACSEN 2026 yang dinilai menjadi ruang silaturahmi akademik lintas kampus.
“Melalui JACSEN, kita dapat membangun silaturahmi, keakraban, serta saling berbagi nilai-nilai ilmu pengetahuan dan menginspirasi satu sama lain. Seminar pada hari ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan kesempatan bertukar wawasan antar mahasiswa seluruh Indonesia,” ujarnya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari empat cabang perlombaan. Wakil Wali Kota Jambi juga memberikan tambahan hadiah khusus bagi juara pertama cabang National Business Plan Competition sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang ditampilkan peserta.
Antusiasme peserta turut mewarnai pelaksanaan JACSEN 2026. Salah satu peserta, Ni Luh Putu Ayunda Astitiani, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Pengalamannya seru banget, apalagi di hari kedua ada field trip. Bisa ketemu teman-teman dari berbagai daerah. Proposal bisnis plan kami mengangkat aplikasi Kedasin, sebuah platform pengelolaan pengangkutan sampah untuk menjawab permasalahan sampah di Bali,” ungkapnya.
JACSEN merupakan program unggulan tahunan Himatansi UNJA yang secara konsisten digelar sebagai ajang kompetisi akuntansi tingkat nasional. Ke depan, Himatansi UNJA berharap kegiatan ini terus berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mendorong mahasiswa akuntansi di seluruh Indonesia untuk berinovasi, membangun integritas, serta berkontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa. (*)



Tinggalkan Balasan