Menurut Jatmiko, distribusi daging kurban tahun ini juga diarahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera. Penyaluran dilakukan antara lain di kawasan sekitar Batang Toru hingga beberapa daerah di Aceh yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami bencana banjir.
“Kami ingin kehadiran perusahaan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit,” kata dia.
Jumlah hewan kurban yang terkumpul tahun ini tercatat meningkat dibandingkan Idul Adha tahun sebelumnya. Perusahaan memperkirakan angka tersebut masih dapat bertambah karena proses pendataan partisipasi dari sejumlah unit kerja masih berlangsung hingga mendekati hari raya.
Peningkatan jumlah hewan kurban itu dinilai mencerminkan tingginya antusiasme karyawan untuk terlibat dalam kegiatan sosial keagamaan. Selain menjadi momentum ibadah, kurban juga dipandang sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial di kawasan operasional perusahaan perkebunan yang tersebar di berbagai daerah. (*)




Tinggalkan Balasan