Al Haris bahkan menyatakan kesiapannya untuk menyampaikan surat kepada kementerian terkait guna meminta pertimbangan perpanjangan waktu pengerjaan apabila diperlukan.

“Waktunya singkat, 20 Juni saat ini progresnya 70 persen. Kita berharap pertama, waktunya dikaji lagi untuk bisa dipertimbangkan. Saya siap nanti memberikan surat kepada Pak Menteri. Kita tidak ingin ketika belum selesai gedung ini dipaksakan, lalu ada dampak-dampak yang muncul. Kita ingin hasil kerjanya bagus,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menyiapkan langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tetap dapat dimulai sesuai jadwal tahun ajaran baru.

Al Haris mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah berkoordinasi untuk mencari gedung dinas maupun fasilitas lain yang layak di kawasan Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebagai lokasi sementara bagi para siswa baru.

Baca juga:  Gubernur Jambi Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Jambi

Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan pendidikan tidak tertunda sembari menunggu penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat hingga tuntas 100 persen. (*)