Di sektor pengolahan teh, Dekom dan Manajemen sepakat untuk terus mengawal pelaksanaan Standard Operating Procedure (SOP) secara konsisten. Proses penggulungan yang sangat menentukan karakter rasa, aroma, dan penampilan teh menjadi salah satu titik fokus. Pengujian mutu organoleptik oleh tea taster terus dioptimalkan guna memastikan keseragaman mutu dari awal hingga akhir produksi.

Dekom juga mendukung langkah-langkah peningkatan akurasi di lini pabrik, seperti melengkapi setiap Open Top Roller (OTR) dengan instrumen grafik kontrol waktu, serta menjaga presisi suhu pada mesin pengering (dryer). Dari sisi agronomi, program penanaman ulang (replanting) secara bertahap pada areal teh ex-seedling seluas 300-an hektare di Kayu Aro mendapat dukungan penuh guna menjamin keberlanjutan produksi di masa depan.

Baca juga:  Seismic 2D - Gerbera Pertamina EP Akan Lalui 5 Kabupaten di Provinsi Lampung

Akselerasi Pengembangan Kopi dan Efisiensi Pembibitan

Terkait pengembangan komoditas kopi, Dekom memberikan apresiasi atas dedikasi Manajemen Kebun dalam menata dan memajukan areal pertanaman. Untuk menjaga momentum perbaikan ini, program penyisipan tanaman kopi akan terus dieksekusi secara komprehensif, merata, dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk support system dalam efisiensi biaya dan optimasi logistik pembibitan, Dekom dan Manajemen tengah merumuskan kolaborasi pengadaan benih unggul. Ke depannya, suplai disarankan menggunakan benih langsung dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) sebagai langkah persiapan yang matang dan efisien menyambut rencana konversi 56 hektare areal menjadi lahan kopi pada 2027 mendatang.

Menutup arahannya, Andi Wibisono mewakili Dewan Komisaris mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus memupuk budaya kerja kolaboratif dan rasa memiliki sense of belonging yang teguh.

Baca juga:  Idul Adha 1447 H, PTPN IV PalmCo Distribusikan 120 Ribu Paket Daging Kurban

Peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia diyakini sebagai fondasi utama untuk mengokohkan takhta teh dan kopi Kayu Aro serta Danau Kembar sebagai produk unggulan yang disegani di industri perkebunan nasional. (*)