Di sisi lain, APJII diharapkan turut memberikan kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital di daerah. Berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi teknisi ISP lokal maupun generasi muda terus didorong guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi era digital.
Tidak hanya itu, APJII juga memiliki peran penting dalam mendukung keamanan ruang digital melalui kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran konten ilegal, praktik penipuan daring (phishing), serta berbagai bentuk kejahatan siber yang berpotensi merugikan masyarakat.
Dalam bidang literasi digital, APJII juga didorong untuk aktif menggelar berbagai program edukasi bagi masyarakat dan pelajar. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat agar mampu memanfaatkan internet secara bijak, aman, dan produktif.
Melalui pelaksanaan Rakerwil APJII Provinsi Jambi Tahun 2026, Ariansyah berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri internet semakin kuat dalam mewujudkan pemerataan konektivitas digital di seluruh wilayah Jambi.
“Memastikan jalan internet di Jambi mulus, murah, dan aman sampai ke pelosok,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar para ISP, baik nasional maupun lokal, tidak semata-mata mengejar keuntungan bisnis, tetapi turut menghadirkan dampak sosial yang positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Para ISP, baik nasional maupun lokal, jangan hanya mengejar keuntungan bisnis sebesar-besarnya, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang positif atas kehadirannya, baik bagi pelanggan maupun pemerintah daerah setempat. Tentunya, hal ini juga selalu berada dalam pengawasan DPW APJII Provinsi Jambi,” pungkasnya. (*)





Tinggalkan Balasan