TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., kembali menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat kecil.
Kali ini, Kajati Jambi turun langsung membantu penyelesaian kendala administrasi pendidikan dua orang siswa Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah, Kota Jambi, Senin (29/6/2026) yang mengalami kesulitan ekonomi.
Adapun aksi berwatak kerakyatan tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026.
Didampingi Asisten Intelijen, Dr. Muhammad Husaini, S.H., M.H., Kabag Tata Usaha, serta Kasi I dan Kasi Penkum Bidang Intelijen Kejati Jambi, Sugeng Hariadi hadir secara langsung untuk membantu proses pengambilan ijazah serta penyelesaian tunggakan biaya sekolah siswa yang sebelumnya terkendala persoalan ekonomi keluarga.
Ia mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa. Menurutnya, persoalan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hak pendidikan.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Tugas kita bersama memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Kepedulian terhadap pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujar Sugeng.
Ia menambahkan, momentum Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa keluarga memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus.
“Keluarga adalah tempat pertama dalam membangun nilai, kepedulian, dan semangat anak-anak. Ketika ada keluarga yang menghadapi kesulitan, kepedulian lingkungan sekitar menjadi kekuatan untuk membantu mereka bangkit,” katanya.
Selain membantu penyelesaian biaya pendidikan, Kajati Jambi juga menyampaikan kepada Lurah Simpang IV Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT setempat agar keluarga tersebut mendapatkan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penyelesaian persoalan sosial membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang.
“Kita berharap sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan lingkungan sekitar dapat terus berjalan. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan sosial dapat kita selesaikan secara lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan Tinggi Jambi dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kepedulian sosial.
Melalui aksi tersebut, Kejaksaan Tinggi Jambi berharap semangat gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat, serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut memastikan setiap anak memiliki akses terhadap pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik. (*)





Tinggalkan Balasan