Menurutnya, Polda Jambi akan terus mendukung berbagai program pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun generasi muda yang berprestasi.

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, turut mengapresiasi konsistensi Polda Jambi bersama Pengprov Percasi Jambi dalam menyelenggarakan turnamen sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah.

“Percasi Jambi terbukti sukses menyelenggarakan turnamen secara rutin. Ini merupakan model pembinaan yang sangat baik untuk mencetak bibit-bibit atlet catur masa depan bagi Provinsi Jambi,” ujarnya.

Turnamen yang digagas Polda Jambi ini diproyeksikan menjadi salah satu kompetisi catur terbesar di Provinsi Jambi pada 2026. Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp25 juta, ditambah berbagai fasilitas bagi peserta, seperti makanan ringan, kopi, dan makan siang selama pertandingan berlangsung.

Baca juga:  Strategi Cerdas KONI Jambi: Sulap Tantangan Efisiensi Jadi Peluang Kolaborasi dengan SKK Migas-KKKS

Pada kategori Rapid, juara pertama berhak memperoleh hadiah Rp3 juta, juara kedua Rp2,5 juta, juara ketiga Rp2 juta, juara keempat Rp1,5 juta, dan juara kelima Rp1 juta. Panitia juga menyiapkan hadiah hingga peringkat ke-40 sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta.

Selain kategori umum, penghargaan juga diberikan untuk kategori Best Polri, Best Veteran, Best Putri, dan Best Junior. Turnamen turut diramaikan dengan Blitz Tournament (Catur Kilat) yang diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik karena menyajikan duel cepat yang penuh strategi.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Catur Piala Kapolda Jambi 2026, Pengprov Percasi Jambi bersama Polda Jambi dan KONI Provinsi Jambi menegaskan komitmennya membangun ekosistem pembinaan olahraga catur yang berkesinambungan, sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Jambi ke tingkat nasional maupun internasional. (AAS)

Baca juga:  Sekda Sudirman Buka Rakerprov KONI, Harapkan Keputusan Strategis Majukan Olahraga Jambi