Al Haris juga meminta seluruh pihak, termasuk kontraktor dan instansi terkait, bekerja secara profesional agar pembangunan selesai tepat waktu dan sesuai standar. Ia turut mengajak media massa mengawal jalannya proyek agar proses pembangunan berlangsung transparan.
“Tolong kawal pembangunan ini dengan baik. Ini merupakan proyek besar yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Al Haris menjelaskan pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk melengkapi kebutuhan alat kesehatan dengan dukungan anggaran lebih dari Rp50 miliar.
Rumah sakit yang dibangun di atas lahan sekitar 3,5 hektare tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 sebagai RSUD Tipe C yang mampu memberikan pelayanan rujukan spesialistik bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Gubernur Al Haris, atas dukungan penuh terhadap pembangunan RSUD Bukit Tengah.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan DPRD.
“Peran Pemerintah Provinsi, khususnya Pak Gubernur, sangat besar sehingga pembangunan rumah sakit ini bisa terwujud. Kami berharap masyarakat turut mendukung agar proses pembangunan berjalan lancar dan rumah sakit dapat segera beroperasi pada 2027,” ujar Monadi.
Ia menambahkan, proyek pembangunan RSUD Bukit Tengah akan dikerjakan oleh PT PP Urban (Urban Penta KSO) dan dirancang sebagai rumah sakit tipe C yang mampu meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat sehingga tidak perlu lagi berobat ke luar daerah. (*)





Tinggalkan Balasan