Selain fokus pada pemulihan layanan, Bank Jambi juga terus memperkuat sistem keamanan teknologi informasi melalui evaluasi menyeluruh, peningkatan infrastruktur keamanan siber, serta penerapan berbagai langkah mitigasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan digital serta menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh nasabah. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar Bank Jambi dapat terus memberikan pelayanan yang aman, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi. Dengan tertangkapnya para pelaku serta diamankannya sebagian besar dana hasil kejahatan, Bank Jambi optimistis kepercayaan nasabah akan semakin meningkat untuk kembali bertransaksi dan memanfaatkan berbagai layanan perbankan, baik melalui kantor cabang, ATM, maupun layanan digital.
Bank Jambi juga menegaskan akan terus berinovasi dan memperkuat sistem keamanan sebagai wujud komitmen dalam melindungi dana serta kepentingan seluruh nasabah.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, IASC, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras hingga akhirnya para tersangka pembobolan dana nasabah kami berhasil ditangkap,” tandas Khairul Suhairi. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan