Usai rangkaian peresmian, Menteri Kebudayaan RI bersama rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas museum, di antaranya ruang imersif, gedung tata pamer utama, mini theater, perpustakaan, serta area UMKM suvenir.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian warisan budaya dan pengembangan kawasan cagar budaya di Provinsi Jambi.

“Bapak Kapolda Jambi menyambut baik peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti ini. Museum dan kawasan Cagar Budaya Muaro Jambi bukan hanya menjadi aset budaya, tetapi juga memiliki nilai edukasi, sejarah dan potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya bertaraf nasional maupun internasional,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan, penandatanganan PKS antara Polda Jambi dengan Kementerian Kebudayaan RI menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah dalam menjaga serta mendukung keberlangsungan kawasan cagar budaya.

“Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi siap mendukung upaya pelestarian, pengamanan dan pemanfaatan kawasan cagar budaya secara bertanggung jawab. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar warisan sejarah ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan museum juga diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan kebudayaan daerah.

“Dengan adanya Museum Sriwijaya Dharmakirti, kita berharap generasi muda semakin mengenal dan menghargai sejarah serta warisan budaya yang dimiliki Jambi. Ini merupakan bagian dari identitas dan jati diri bangsa yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya. (*)