“Kami meminta pengurus FPTI dan tim pelatih memanfaatkan ajang ini untuk menjaring pemanjat berbakat yang punya mental petarung. Pembinaan akan kami dongkrak secara ilmiah melalui implementasi sport science secara bertahap,” lanjut Mat Sanusi.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan sportivitas tinggi dan menjadikan Kejurprov sebagai jembatan menuju prestasi yang lebih tinggi.
“KONI Jambi bersama cabor berkomitmen penuh mengawal pembinaan para juara agar punya masa depan prestasi yang jelas dan terarah,” ujarnya.
Minat Generasi Muda Meledak
Antusiasme peserta yang mencapai ratusan orang mendapat sambutan positif dari FPTI Jambi. Waketum FPTI Jambi Eriyadi menyampaikan terima kasih atas dukungan KONI Jambi di bawah kepemimpinan Mat Sanusi.
“Jumlah peserta yang menyentuh angka ratusan ini mencerminkan lonjakan minat generasi muda terhadap panjat tebing di daerah. Ini sinyal bagus untuk masa depan cabor kita,” kata Eriyadi.
Selama kejuaraan, atlet akan bertarung di beberapa nomor sesuai standar regulasi nasional. FPTI Jambi menargetkan kompetisi berjalan ketat dan kompetitif, sehingga mampu melahirkan delegasi terbaik Jambi untuk kejuaraan resmi berikutnya.
Dengan dibukanya Kejurprov 2026 ini, Jambi kembali menegaskan komitmennya: membangun prestasi bukan dengan cara instan, tapi lewat kompetisi berjenjang, data yang tertata, dan pembinaan yang terukur. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan