Dalam kesempatan itu, Maulana melihat adanya peluang besar bagi sektor pelayanan kesehatan di Kota Jambi seiring semakin terhubungnya infrastruktur jalan tol Trans-Sumatera.

Menurutnya, akses yang semakin mudah akan membuka peluang bagi rumah sakit di Kota Jambi untuk menjangkau masyarakat dari wilayah perbatasan, khususnya daerah Bayung Lencir dan wilayah lainnya.

“Ada peluang besar yang harus kita sikapi. Tol Trans-Sumatera sudah terhubung. Maka, daerah perbatasan yang selama ini memang ke kita, di daerah Bayung Lencir banyak sekali perusahaan-perusahaan tambang, perkebunan dan lain-lain,” jelas Maulana.

Ia menilai keberadaan jalan tol membuat akses menuju Kota Jambi semakin mudah. Terlebih, pembangunan jaringan tol juga terus dilanjutkan menuju wilayah Rengat hingga Tembilahan.

“Ke Kota Jambi aksesnya lebih gampang dengan adanya tol. Sekarang sedang diteruskan ke Rengat, daerah Tembilahan. Rumah sakit yang bagus-bagus di sana,” ujarnya.

Menurut Maulana, kondisi tersebut menjadi peluang bagi rumah sakit di Kota Jambi untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah terbukanya akses antardaerah.

“Jadi potensi pasar kita di Jambi ini meningkat. Tinggal bagaimana kita mampu merebut pasar itu dengan memposisikan diri kita dan memperkenalkan melalui media sosial maupun jalur-jalur rujukan yang lain,” katanya.

Maulana didampingi Founder RSIA Annisa Nadiyah Maulana, Direktur RSIA Annisa M. Shahrenal, serta jajaran manajemen, karyawan dan karyawati rumah sakit.

Peringatan HUT ke-18 tersebut menjadi momentum bagi RSIA Annisa untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jambi dan daerah sekitarnya. (AAS)