TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan terus diwujudkan melalui penguatan sarana dan prasarana satuan pendidikan. Salah satunya melalui program revitalisasi SD Negeri 213 Kota Jambi yang berlokasi di Jalan Kenari IV, RT 009, Kelurahan Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru.
Revitalisasi SD Negeri 213 tersebut secara resmi dilaunching oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Sabtu pagi (5/9/2026).
Program revitalisasi meliputi perbaikan lima ruang belajar, dua ruang administrasi, satu ruang perpustakaan, serta satu ruang UKS. Pekerjaan tersebut memiliki nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar dan merupakan bagian dari program revitalisasi tahap II tahun 2026 yang mendapat dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, penguatan dan revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu perhatian utama Pemkot Jambi sejak awal dirinya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin Kota Jambi.
Menurutnya, peningkatan kualitas sarana pendidikan merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Kota Jambi yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.
“Ini adalah yang paling penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita di masa depan. Karena itu, kita terus mewujudkan satuan pendidikan yang berkualitas,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menyasar jenjang sekolah dasar dan menengah, tetapi juga dimulai sejak pendidikan anak usia dini (PAUD).
Pemkot Jambi, kata Maulana, juga terus mendorong pembangunan PAUD Negeri secara bertahap di seluruh kecamatan. Saat ini, terdapat dua PAUD Negeri yang tengah dalam proses pembangunan, yakni di kawasan Posos dan Bagan Pete.
Lebih lanjut, Maulana menargetkan seluruh sekolah negeri di Kota Jambi dapat memperoleh revitalisasi secara menyeluruh pada tahun mendatang. Revitalisasi tersebut tidak hanya menyangkut kondisi fisik bangunan, tetapi juga berbagai sarana pendukung pembelajaran, termasuk penguatan sistem pendidikan berbasis digitalisasi.
“Kita akan terus berkomunikasi dengan Kementerian agar dapat membantu daerah dalam pemerataan kualitas pendidikan di setiap jenjang, sehingga seluruh satuan pendidikan memiliki kualitas yang baik,” jelasnya.
Maulana menegaskan, dukungan Pemerintah Pusat akan terus dioptimalkan, sementara kebutuhan yang belum terakomodasi dalam program revitalisasi akan didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi.




Tinggalkan Balasan