Al Haris mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Selain faktor cuaca, jumlah personel yang dikerahkan juga terus bertambah untuk memperkuat operasi di lapangan.
“Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkapnya.
Menurut Al Haris, seluruh unsur terkait harus terus memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.
“Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegas Al Haris.
Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.
Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terukur, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan