Usai meninjau langsung lokasi Karhutla di kawasan Tahura, rombongan kemudian bergerak menuju Rumah Dinas Bupati Batanghari.
Di lokasi tersebut, Pangkogabwilhan I melanjutkan pembahasan bersama Bupati Batanghari dan seluruh unsur terkait mengenai perkembangan Karhutla di kawasan Tahura Batanghari.
Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyatukan strategi penanganan berikutnya, baik melalui operasi darat maupun dukungan unsur lainnya.
Dalam pembahasan tersebut, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Batanghari, BPBD Kabupaten Batanghari, Manggala Agni dan Damkar Kabupaten Batanghari menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan Karhutla berlangsung efektif.
Kehadiran langsung Pangkogabwilhan I di lokasi menjadi penegasan bahwa penanganan Karhutla di Jambi membutuhkan kerja bersama, komando yang terkoordinasi, respons cepat dan langkah yang berkelanjutan.
Kawasan Tahura Batanghari sendiri sebelumnya menjadi salah satu titik perhatian utama dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Batanghari, dengan operasi darat dan dukungan udara terus diperkuat oleh unsur terkait.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, seluruh unsur diharapkan mampu mempercepat pengendalian Karhutla sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali meluas.
Pangkogabwilhan I menegaskan, penanganan Karhutla bukan pekerjaan satu instansi. Ini adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kekompakan, kecepatan dan ketepatan tindakan di lapangan. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan