Sementara itu, Ketua Jurusan PIPS, Dr. Mayasari, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting bagi calon pendidik untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai multikultural.

“Momen ini penting bagi kita semua, terutama bagi pendidik dan teman-teman. Anda di sini semua adalah calon guru, calon pendidik, untuk bisa memahami makna dari nilai-nilai multikultural,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana, Merci Robbi Kurniawanti, M.Pd., mengatakan tema workshop relevan dengan mahasiswa yang nantinya akan menjadi pendidik di bidang ilmu sosial.

Menurutnya, pemahaman mengenai multikultural diperlukan agar calon pendidik mampu menanamkan nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran.

“Tema kita saat ini sangat relevan dengan kalian yang nantinya akan menjadi calon-calon pendidik di bidang ilmu sosial. Bagaimana teman-teman dapat menanamkan nilai multikultural nantinya di kelas. Sebagaimana kita tahu bahwa keberagaman itu bukan sesuatu yang harus diseragamkan, tetapi justru harus kita kelola untuk menjadi sebuah kekuatan, sehingga nantinya kita bisa menghargai setiap individu,” jelasnya.

Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Taat Wulandari, M.Pd.

Melalui workshop tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai multikultural dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menciptakan kelas yang inklusif dan mampu menghargai keberagaman.