Ia mendorong pemerintah daerah mengarahkan program sesuai kebutuhan para produsen.
Dukungan bagi petani tanaman pangan, kata Ivan, dapat difokuskan pada sarana produksi dan akses pasar. Sementara itu, nelayan membutuhkan perhatian terhadap biaya operasional, ketersediaan es, penyimpanan hasil tangkapan, serta akses pemasaran.
Dorong Pariwisata Beri Dampak Ekonomi Lebih Besar
Di sektor pariwisata, tingkat penghunian kamar hotel bintang pada Agustus 2026 mencapai 53,43 persen. Jumlah tamu hotel tercatat sebanyak 59.755 orang, meningkat 16,03 persen dibandingkan Agustus 2025.
Meski demikian, rata-rata lama menginap masih berada pada angka 1,58 hari.
Ivan menilai peningkatan jumlah tamu perlu diikuti dengan upaya memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus memperbesar manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia mendorong agar promosi wisata dihubungkan dengan agenda acara, destinasi, kuliner, transportasi, serta produk UMKM di kabupaten/kota.
“Keberhasilan pariwisata jangan hanya diukur dari jumlah kunjungan. Lama tinggal, belanja wisatawan, dan manfaat bagi pelaku usaha lokal juga harus menjadi perhatian,” katanya.
Menurut Ivan, DPRD Provinsi Jambi akan mendorong agar evaluasi terhadap pengendalian inflasi, program pertanian dan perikanan, serta pengembangan pariwisata dilakukan dengan indikator yang terukur.
Dengan demikian, kebijakan dan anggaran daerah diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)




Tinggalkan Balasan