Pemerintah desa juga didorong mengenali dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Pemanfaatan aset desa, pengembangan usaha desa, dan pengelolaan sumber daya yang dimiliki desa dinilai dapat memperkuat kemandirian keuangan desa bila direncanakan dan dikelola dengan tepat.

Tim pengabdian turut menegaskan bahwa keberhasilan tata kelola keuangan desa tidak hanya bergantung pada kemampuan aparatur mengelola anggaran. Keterbukaan informasi, pengawasan, dan partisipasi masyarakat juga menentukan. Dengan keterlibatan warga, pengelolaan keuangan desa diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan desa.

Kepala Desa Danau Kedap menyambut baik kegiatan ini dan berharap pemerintah desa memperoleh wawasan yang berguna untuk mendukung pembangunan serta meningkatkan PADes.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FH UNJA menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, UNJA berharap pemahaman yang diperoleh dapat mendorong pemanfaatan potensi desa secara berkelanjutan dan mewujudkan pemerintahan desa yang mandiri serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Baca juga:  FH UNJA Gelar Kuliah Umum tentang Penuntutan Perkara Pidana Berorientasi Pemulihan Korban