Menurutnya, penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya perlu terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan efektif.
Selain kesiapan personel, pemahaman terhadap prosedur penanganan kebakaran dan penggunaan peralatan juga menjadi faktor penting. Dengan latihan yang terarah, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan penanganan.
Melalui kegiatan tersebut, Yonif 142/Ksatria Jaya bersama BPBD Kota Jambi diharapkan semakin siap mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, sekaligus membantu melindungi masyarakat dari dampak bencana.
Kesiapsiagaan sejak dini menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko meluasnya kebakaran, menjaga lingkungan, serta mengurangi dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. (*)




Tinggalkan Balasan