Program ini berasaskan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan motivasi para pemuda serta pelaku usaha lokal, membuka peluang kerja baru dan menekan angka pengangguran di Kota Jambi, mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif agar naik kelas dan mampu bersaing.

Program ini berjalan beriringan dengan program bantuan permodalan Pemkot Jambi seperti Banharkat (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) yang menyediakan akses modal usaha berbunga rendah yang turut berdampak terhadap akselerasi keuangan digital.

Peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian penting agar masyarakat mampu memahami berbagai produk dan layanan keuangan, mengambil keputusan secara bijak, serta terhindar dari praktik pembiayaan ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Baca juga:  Walikota Jambi Lantik TP-PKK dan Pokja Bunda PAUD Kota Jambi: Dorong Regenerasi dan Sinergi Program Unggulan

Capaian ini tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung program perluasan akses keuangan di Kota Jambi.

Pemerintah Kota Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program TPAKD. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan formal untuk memenuhi kebutuhan maupun mengembangkan usaha.

Ke depan, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan keuangan, membuka peluang pembiayaan bagi pelaku usaha, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi. (*)