Meski telah purna tugas, lanjut Al Haris, para purnawirawan tetap memiliki peran strategis di tengah masyarakat.
“Banyak dari mereka masih menjadi Ketua RT atau tokoh masyarakat. Kita berharap pengurus PPAD yang baru dapat menciptakan energi dan kekuatan yang tangguh dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jambi,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa semangat juang, disiplin, dan wawasan kebangsaan para pensiunan masih sangat dibutuhkan bangsa.
“Dengan terbentuknya kepengurusan baru, kami yakin PPAD bisa menjadi mitra strategis dalam membangun karakter bangsa, menjaga nilai-nilai Pancasila, dan menjadi panutan di lingkungannya,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, berkomitmen memberi perhatian kepada para purnawirawan TNI, termasuk dalam hal kesejahteraan, pelayanan kesehatan, dan partisipasi sosial.
“Kami yakin, sinergi antara pemerintah dan komunitas purnawirawan akan memperkuat ketahanan nasional, baik secara sosial maupun moral,” pungkas Al Haris.
Sementara itu, Plt. Ketua Umum PPAD Pusat, Komaruddin Simanjuntak, mengatakan bahwa PPAD merupakan bagian dari keluarga besar TNI-Polri yang tetap berjuang meski telah pensiun.
“Perjuangan kita lanjutkan, meskipun dengan cara berbeda. Kini, tugas PPAD di daerah adalah membantu kepala daerah menyukseskan pembangunan dan memasyarakatkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Komaruddin. (*)



Tinggalkan Balasan