“Tugas anak-anak kita hanya belajar. Dan yang membanggakan, 100 anak yang masuk, semuanya lulus seleksi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, yang hadir mewakili Wali Kota Jambi, menyatakan bahwa Pemkot Jambi memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat, sebagai langkah konkret untuk menekan angka putus sekolah di Kota Jambi.

“100 anak yang terpilih ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi yang lain untuk tidak menyerah dalam pendidikan. Sekolah ini harus diselesaikan hingga tuntas, hingga punya ijazah SMA,” tegas Yunita.

Yunita juga menjelaskan bahwa proses seleksi peserta tidak hanya mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi, tetapi juga mencakup pemeriksaan kesehatan serta tes bakat dan minat berbasis kecerdasan buatan (AI). Hal ini bertujuan agar potensi siswa dapat diarahkan ke bidang keterampilan yang sesuai.

Baca juga:  Maulana Tancap Gas: Baru Pulang dari LEMHANAS RI, Langsung Tinjau Pembangunan Taman Banjuran Budayo Kota Jambi

Salah seorang wali murid yang anaknya diterima di SRMA 5 Jambi mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan pemerintah.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pendidikan gratis ini. Harapannya, anak kami bisa sukses dan mengubah masa depan keluarga,” ujarnya dengan haru.

Dengan dibukanya SRMA 5 Jambi, pemerintah berharap seluruh anak Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi, memiliki kesempatan yang setara dalam mendapatkan pendidikan yang layak, tanpa terkendala oleh masalah ekonomi. (*)