Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyatakan komitmennya mendukung program nasional di bidang pendidikan, terutama dalam memperkuat literasi dan numerasi.

“Insyaallah, kami akan kembali mengundang Pak Menteri untuk meresmikan taman-taman sekolah sebagai bagian dari gerakan literasi dan numerasi di Kota Jambi,” ungkap Maulana.

Ia menambahkan, pendekatan pembelajaran berbasis STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika) akan terus dikembangkan guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membentuk peserta didik yang kreatif serta percaya diri.

“Opini bahwa matematika itu sulit harus kita ubah. Kita ingin anak-anak menikmati proses belajar,” tegasnya.

Sebelumnya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jambi, Eko Kuntarto, dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa gedung baru yang diresmikan berjumlah enam unit. Sebelumnya, sekolah hanya memiliki empat ruang belajar yang kurang layak dan berada di lokasi rawan banjir.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Besuk Balita Hidrosefalus, Pastikan Layanan Kesehatan Terjangkau Lewat Program Kartu Bahagia

“Alhamdulillah, berkat bantuan Pemerintah Provinsi Jambi dan ide dari Pak Rocky Candra, kami dapat membangun gedung baru ini,” ujar Eko.

Ia juga melaporkan, hingga kini jumlah sekolah Muhammadiyah di Provinsi Jambi mencapai 33 unit dengan total sekitar 4.500 siswa. Eko berharap pemerintah dapat memperhatikan kesejahteraan para guru Muhammadiyah yang dinilai masih terbatas, meski tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengajar.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Pendidikan Vokasi Layanan Khusus Tatang Muttagin, Staf Khusus Menteri Didik Suhardi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Mulyadi, Camat Jambi Timur Arkham Syukri, serta jajaran pengurus PWM Jambi dan para tenaga pendidik Muhammadiyah.