TANYAFAKTA.CO, JAMB– Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Jambi yang digelar pada Senin (28/7) di ruang rapat utama. Rapat tersebut membahas penyempurnaan hasil evaluasi Peraturan Daerah tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi tahun anggaran 2025, serta rancangan Peraturan Wali Kota mengenai perubahan penjabaran APBD tahun yang sama.

Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Jambi atas komitmen mereka dalam mendukung kelancaran proses penyusunan perubahan anggaran. Ia menyebut kecepatan Kota Jambi dalam menyelesaikan tahapan ini menjadi yang terbaik secara nasional.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Jambi atas tanggung jawab dan komitmen bersama dalam proses penyusunan perubahan anggaran ini. Kita nomor satu se-Indonesia. Di daerah lain masih banyak yang belum selesai dibahas, kita sudah menuntaskannya. Ini adalah kolaborasi yang sangat indah antara legislatif dan eksekutif,” ujar Maulana yang disambut tepuk tangan peserta rapat.

Baca juga:  GSPI Laporkan Kadis PUPR Kota Jambi ke Kejati, Dugaan Korupsi Aset Gedung Bank 9 Jambi Rugikan Rp2,27 Miliar

Maulana menegaskan bahwa perubahan APBD 2025 telah diselaraskan dengan arahan Gubernur Jambi, serta sinkron dengan APBD Provinsi dan APBN. Sinkronisasi ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah.

Salah satu fokus utama dalam perubahan anggaran ini adalah penanggulangan banjir di kawasan resapan air belakang Kota Jambi. Pemerintah pusat, menurut Maulana, telah menyetujui alokasi dana sebesar Rp45 miliar melalui APBN. Sementara itu, Pemkot Jambi mengalokasikan dana Rp5 miliar sebagai bentuk kesiapan, dan Pemerintah Provinsi Jambi diharapkan turut menambah anggaran agar total mencapai Rp75 miliar.

“Jika proses pembebasan lahan selesai hingga Desember ini, maka dana yang sudah standby bisa dimanfaatkan secara optimal mulai Januari hingga Mei tahun depan. Targetnya, 60% persoalan banjir bisa dituntaskan dalam tahun kedua masa jabatan kami,” jelasnya.

Baca juga:  Walikota Jambi Terpilih Maulana Beri Tausyiah Peringatan Isra Miraj 1446 H GOW Kota Jambi