“Saya sudah berkoordinasi dengan Sekda Kota Jambi untuk kita siapkan Rumah Dinas Wali Kota, kita fasilitasi semua pada hari Selasa, 16 September 2025 ini, agar semua bisa bertemu dengan Bapak Gubernur Jambi,” tegasnya.
Langkah ini diambil untuk merespons keinginan warga yang menuntut dialog langsung serta menindaklanjuti tanggapan sebelumnya telah disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi di lokasi aksi.
Wali Kota berharap, dengan difasilitasinya pertemuan ini, semua pihak dapat duduk bersama dengan kepala dingin untuk mencari jalan keluar terbaik.
“Kita sambut mereka dengan tangan terbuka. Kita dengarkan secara langsung keluhan mereka bersama-sama. Jika terbukti ada kerugian yang ditimbulkan terhadap masyarakat selama PT SAS beraktivitas, kita akan bantu mendorong pencarian solusi agar hak-hak masyarakat dapat dipulihkan,” tambah Maulana.
Pemerintah Kota Jambi mengimbau seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban. Dengan adanya kepastian jadwal dan tempat pertemuan ini, diharapkan aktivitas masyarakat di Jalan Lintas Sumatera dapat kembali normal demi kepentingan bersama. (*)



Tinggalkan Balasan