Roadmap ESG Hutama Karya disusun dalam beberapa fase progresif. Penguatan tata kelola, implementasinya akan meluas ke aspek lingkungan dan sosial secara lebih terintegrasi. Hingga tahun 2030, perusahaan bertujuan menjadi perusahaan acuan nasional dalam praktik ESG, dengan budaya keinginan yang telah menyatu dalam setiap lini bisnis. Setiap fase memiliki indikator keberhasilan yang jelas, mencakup jumlah kebijakan yang ditetapkan, tingkat kepatuhan terhadap SOP, hasil audit dan verifikasi eksternal, serta pencapaian penilaian ESG.

Transformasi ini juga didukung oleh kolaborasi strategis dengan berbagai pihak:

● Pemerintah daerah untuk sinkronisasi program sosial,

● Akademisi untuk penelitian dan inovasi,

● Pelaku usaha lokal untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Hutama Karya Operasikan Tanpa Tarif To Betung-Tempino- Jambi Seksi 3 Segmen Tempino - Simpang Ness Mulai 14 September 2025

Hutama Karya memandang transformasi ESG sebagai investasi jangka panjang untuk mengundang bisnis dan menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan pendekatan bertahap yang dimulai dari penguatan tata kelola, perusahaan yakin dapat membangun fondasi yang kokoh untuk mengimplementasikan ESG yang komprehensif, berkelanjutan, dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional serta standar global .

“Keberhasilan program ini terletak pada konsistensi implementasi, keterbukaan terhadap evaluasi eksternal, dan komitmen untuk terus belajar serta berbenah,” tutup Adjib Al Hakim. (*)