Program ini juga memberikan kesempatan berharga bagi para kepala daerah untuk belajar langsung dari pengalaman internasional dan memperluas jejaring kerja sama lintas negara.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, Walikota Jambi berkesempatan untuk bertukar pikiran dengan beberapa kepala daerah yang terpilih mengikuti program.

Untuk diketahui, Program KPPD Angkatan II Tahun 2025 diikuti oleh 25 kepala daerah, terdiri atas 17 bupati dan 8 wali kota se-Indonesia. Wako Maulana menjadi salah satu dari 8 wali kota terpilih yang mendapat kesempatan menimba pengalaman langsung di Singapura.

Selama berada di Singapura, peserta KPPD melakukan kunjungan ke Lee Kuan Yew School of Public Policy-NUS untuk mempelajari praktik terbaik dalam pendidikan, kesehatan, transportasi umum, hingga manajemen lingkungan. Singapura dikenal dengan sistem pemerintahan yang efisien, transparan, dan adaptif terhadap perubahan.

Baca juga:  Pemkab Sarolangun Distribusikan Bantuan Pangan untuk 17.760 Keluarga

Maulana menyampaikan bahwa pengalaman belajar di NUS akan menjadi bekal penting dalam memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis inovasi dan kolaborasi.

“Banyak hal yang bisa diterapkan di daerah, terutama terkait tata kelola kota cerdas dan pelayanan publik yang efisien,” ujarnya.

Program KPPD di NUS merupakan bagian dari agenda internasionalisasi Lemhannas RI dalam rangka memperluas wawasan global para pemimpin daerah agar mampu menghadapi tantangan geopolitik dan pembangunan yang semakin kompleks. (*)