TANYAFAKTA.CO, SINGAPURA – Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, M.K.M., melakukan pertemuan penting dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Mr. Goh Chok Tong, untuk menjajaki kerja sama strategis di bidang pembangunan dan pengembangan kota berkelanjutan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Singapura pada awal pekan ini, dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh ekonomi dari kedua belah pihak.

Dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh keakraban, Wali Kota Maulana memaparkan potensi dan arah pembangunan Kota Jambi, terutama dalam upaya mewujudkan tata kelola kota yang modern dan berdaya saing global.

Fokus utama pembahasan meliputi pengembangan infrastruktur hijau, transformasi digital pelayanan publik, serta penguatan ekonomi lokal melalui kemitraan internasional.

Baca juga:  Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS 2025, Tegaskan Posisi Strategis Indonesia di Kancah Global

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Kota Jambi untuk membuka diri terhadap peluang kerja sama global, khususnya dengan negara yang telah maju dalam tata kelola kota modern dan berkelanjutan seperti Singapura,” ujar Maulana usai pertemuan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen menjadikan kota ini tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga nyaman, ramah lingkungan, dan inklusif.

Sementara itu, Mr. Goh Chok Tong menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Pemerintah Kota Jambi dalam membangun sistem tata kelola perkotaan yang modern.

“Saya melihat potensi besar di Jambi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun arah kebijakan pembangunan. Dengan kolaborasi dan strategi yang tepat, Jambi bisa menjadi model kota berkembang yang berorientasi masa depan,” kata Goh.

Baca juga:  Apresiasi PWI Kota Jambi, Wali Kota Maulana Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas peluang investasi lintas sektor, termasuk pengembangan kawasan ekonomi kreatif dan kerja sama pendidikan serta teknologi perkotaan.

Pemerintah Kota Jambi berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Maulana menegaskan, pihaknya akan terus memperluas jaringan kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah.

“Kita ingin Kota Jambi menjadi bagian dari jaringan kota dunia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada kearifan lokal,” tuturnya.

Pertemuan tersebut menjadi langkah baru dalam diplomasi pembangunan daerah, sekaligus menunjukkan komitmen Wali Kota Jambi menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas negara demi kesejahteraan warga. (*)