“Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi ideal menjelang Nataru, sekaligus memastikan setiap wilayah mampu menentukan target sasaran berdasarkan karakteristik pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang ada,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan bahwa fokus pengawasan tidak hanya pada pengendara, tetapi juga pada perlindungan pengguna jalan lainnya, termasuk penindakan aksi balap liar serta upaya melindungi pejalan kaki.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa langkah penegakan dalam Operasi Zebra mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan edukatif. Operasi ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sebelum tindakan represif diterapkan.

Menutup amanatnya, Kapolda Jambi berpesan agar seluruh personel memastikan kesiapan diri dan sarana prasarana, serta senantiasa menjaga kehormatan pribadi dan kesatuan.

Baca juga:  BPW LSMM Jambi Kecam Oknum Polisi Pelaku Pemerkosa Perempuan di Tebo

“Operasi Zebra membutuhkan kerja sama berbagai pihak dan kolaborasi seluruh instansi agar pelaksanaannya berjalan maksimal. Utamakan keselamatan dalam bertugas dan jaga nama baik institusi,” tegasnya. (*)