“Setiap suka dan duka selama menjalani perkuliahan adalah perjalanan yang akan selalu saya kenang. Dari proses inilah saya belajar arti perjuangan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan sederhana namun kuat kepada sesama lulusan. “Wisuda adalah langkah awal. Tetaplah rendah hati dalam ilmu, tetapi tinggi dalam cita-cita,” ujarnya. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada para dosen STIE Jambi, seluruh civitas akademika, rekan seperjuangan, serta keluarga tercinta terutama sang istri, Henny Oktaviyanty, A.M.Keb, dan kedua anaknya, M. Kevin Ashidiqi serta Arumi Almira Akmal yang selalu menjadi sumber kekuatan.

Kisah perjalanan akademik dan karier Dedy Akmal menjadi gambaran bahwa komitmen untuk terus belajar akan membawa seseorang pada peningkatan kapasitas, sekaligus membuka ruang lebih luas untuk mengabdi kepada masyarakat.

Baca juga:  Pemkot Jambi Peringati Hari Guru Nasional Ke 80 Wali Kota Maulana Tekankan Integritas dan Penguatan Peran Guru

Dengan bekal ilmu dan pengalaman, Dedy siap melangkah ke babak baru pengabdian bagi Pemerintah Kota Jambi. (*)