TANYAFAKTA.CO, JAMBI – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatra menggelar kegiatan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim secara serentak pada Jumat (5/12225). Acara dipusatkan di kantor RDTX Place Jakarta serta dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah operasi, yakni Rumbai, Duri, Jambi, dan Prabumulih.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PHR Regional 1, Muhamad Arifin, bersama jajaran manajemen dan pekerja. Doa bersama digelar untuk memohon keselamatan dan kelancaran pemulihan wilayah Sumatra yang terdampak banjir, termasuk area operasi Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO, Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu, dan PEP Rantau Field.

Total penerima manfaat mencapai 1.220 anak yatim dan dhuafa, dengan rincian:

Jakarta: 251 anak

Baca juga:  Presiden Prabowo Bahas Strategi Lifting Migas dan Hilirisasi Industri di Istana Merdeka

Rumbai: 200 anak

Duri: 250 anak

Jambi: 319 anak dan dhuafa

Prabumulih: 200 anak

Untuk wilayah Jambi, penyaluran santunan akan dilakukan hingga pekan depan di desa-desa sekitar wilayah operasi.

“Alhamdulillah pada Jumat berkah ini kita bisa berkumpul untuk doa bersama dan santunan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin.

Arifin menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang silaturahmi dan berbagi, tetapi juga menjadi ikhtiar spiritual memohon keselamatan seluruh insan PHR dalam menjaga suplai energi nasional, khususnya di Sumatra.

Kegiatan ini juga menjadi momentum solidaritas atas banjir besar yang melanda beberapa lapangan operasi di Regional 1. PHR bersama Pertamina Hulu Energi (PHE) telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi terdampak guna memberikan dukungan tenaga, sumber daya, dan bantuan lainnya.

Baca juga:  OJK Resmikan Pembentukan Departemen Pengembangan UMKM dan Syariah Serta Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

“Saudara-saudara kita di lapangan membutuhkan tenaga, sumber daya, dana, dan tentu doa agar diberikan ketabahan serta kelancaran dalam proses pemulihan,” tambah Arifin.

Sementara itu, General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo, menjelaskan bahwa wilayah operasional mereka di Aceh dan Sumatera Utara terdampak cukup signifikan akibat banjir. Ia menyebut doa bersama ini menjadi penguat bagi para pekerja yang terus berupaya memulihkan operasi migas dan membantu masyarakat sekitar.

“Kami berharap segala upaya penanganan dimudahkan oleh Allah SWT. PHR Zona 1 berkomitmen menyalurkan bantuan dan mempercepat pemulihan operasi demi menjaga ketahanan energi nasional,” ungkap Hari Widodo.

Seiring mulai pulihnya kondisi di lapangan, para pekerja Pertamina berupaya maksimal membantu masyarakat sekitar yang masih membutuhkan bantuan. Kegiatan doa bersama dan santunan ini menegaskan komitmen PHR dalam menjaga keberlanjutan energi sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat. (*)