“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.

Pebalap asal kota Magetan, Jawa Timur ini telah dibina AHM sejak usia 12 tahun. Karir balap Internasionalnya dimulai sejak tahun 2017 di ajang Thailand Talent Cup yang dilanjutkannya di ajang Asia Talent Cup, ARRC hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship yang kini disebut FIM JuniorGP. Di musim lalu, salah satu pencapaian terbaik Mario saat menjalani putaran Amerika Serikat, dimana ini berhasil finish di posisi kesembilan.

Baca juga:  Walikota Jambi Terpilih Hadiri Peresmian Kantor dan Laboratorium PT Sucofindo Cabang Jambi

Mario dan Veda mengawali karir balapnya sejak berada di AHRS. Didirikan sejak tahun 2010, AHRS telah meluluskan lebih dari 150 pebalap muda Indonesia. Pembinaan di AHRS tidak hanya berfokus pada kemampuan lintasan balapan saja, pembekalan pengetahuan dasar balap kepada para siswa pun menjadi modal penting bagi mereka saat terjun di kompetisi balap sesungguhnya.

Dalam pelaksanaannya, pengetahuan yang diberikan dalam pembekalan AHRS meliputi manajemen balap, kemampuan komunikasi dengan tim dan publik. Para siswa AHRS pun menggunakan sepeda motor yang memiliki DNA balap, yakni NSF100 dan NSF250R untuk melakukan latihan harian yang dikombinasikan dengan CRF150R dalam mengasah kemampuan dalam mengontrol kecepatan. Para siswa juga dimentori oleh instruktur balap nasional yang dapat mengasah performa balapnya.

Baca juga:  Sehat dan Stabil, Wakil Ketua Komisi II DPRD RI dan Gubernur Jambi Apresiasi Kinerja Bank 9 Jambi

Di tahun ini AHRS telah dibuka sejak 9 Januari hingga 5 Februari 2026, untuk pebalap belia dengan rentang usia 11-14 tahun. Formulir pendaftaran dapat diunggah melalui sosial media Astra Honda Racing Team. (*)