Kepala Badan Gizi Nasional saat memberi sambutan dalam peresmian SPPG di Jambi

Terkait ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, Dadan menegaskan bahwa pelayanan gizi tidak boleh terhambat oleh persoalan administratif.

“Saya instruksikan kepada seluruh pengelola SPPG, siapa pun anak Indonesia yang datang, tidak usah ditanya NIK-nya berapa, langsung berikan makan bergizi,” tutup Dadan.

Peresmian SPPG ini sekaligus menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan gizi yang inklusif dan merata. Dengan percepatan pembangunan dan pembenahan data, BGN optimistis Program Makan Bergizi dapat menjangkau seluruh kelompok sasaran di Jambi.

BGN berharap sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal dari hak dasarnya atas gizi yang layak.

Baca juga:  Gelar Courtesy Call, Presiden Prabowo dan Presiden Tharman Bahas Fase Baru Hubungan Indonesia–Singapura