Selain itu, turut dibahas potensi riset dalam menjaga komoditas unggulan daerah, salah satunya duku Kumpe yang dikenal sebagai buah khas Jambi. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pohon duku Kumpe dilaporkan mengalami penurunan produktivitas sehingga dinilai perlu mendapat perhatian melalui pendekatan riset ilmiah.

Para peneliti BRIN menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset dapat membuka peluang pengembangan inovasi yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah.

Melalui kunjungan tersebut, DPRD Provinsi Jambi berharap kerja sama dengan BRIN dapat diperkuat, sehingga hasil riset dan teknologi dapat dimanfaatkan secara konkret dalam mendukung pembangunan serta perlindungan sumber daya alam di Provinsi Jambi. (*)

Baca juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Ijazah Anggota DPRD Jambi Masuki Babak Baru, Gelar Perkara Dijadwalkan Januari 2025