“Kalau kita biarkan liar, pasti akan ada yang membeli BBM subsidi secara diam-diam,” katanya.

Selain itu, Pemprov Jambi juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia guna membentuk tim khusus untuk menangani persoalan tersebut.

“Sehingga kalau ada perusahaan yang nakal, masih mau beli BBM subsidi, ya tindak saja perusahaannya,” ujarnya.

Soroti Aktivitas PETI

Di sisi lain, Al Haris juga menyoroti maraknya aktivitas PETI yang kini banyak menggunakan alat berat. Ia mengakui sebagian masyarakat masih bergantung pada sektor tersebut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Namun, ia menegaskan bahwa aktivitas tambang harus dilakukan secara tradisional dan tidak merusak lingkungan.

Baca juga:  Buka Rakor Penguatan PPID, Sekda Sudirman: Skor ESG 94,7 Menunjukkan Komitmen Jambi Pada Pembangunan Berkelanjutan

“Kalau cuma mendulang, kita dukung untuk ekonomi mereka. Tetapi jangan pakai alat berat,” pungkasnya. (*)