Sementara itu, Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya bersifat kedinasan, tetapi juga memiliki nilai emosional sebagai putra daerah yang kembali ke tanah kelahirannya.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih atas sambutan luar biasa dari Pemerintah Kota Jambi. Ini juga menjadi momen pulang kampung bagi saya,” ungkap Rahmat.
Ia berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi serta membuka ruang pertukaran wawasan yang berdampak positif bagi pembangunan kedua daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rahmat juga mengundang Maulana untuk berkunjung ke Tanah Laut. Menurutnya, perbedaan karakteristik wilayah menjadi peluang besar untuk saling belajar dan mengadopsi inovasi.
“Tanah Laut memiliki potensi di sektor pariwisata, pertanian, pertambangan, dan perkebunan. Sementara Kota Jambi unggul dalam pengelolaan pajak dan peningkatan PAD. Ini menjadi pembelajaran bagi kami,” jelasnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang memiliki potensi unggulan di berbagai sektor, termasuk sumber daya alam dan pertanian. Daerah ini juga mengusung visi pembangunan “Tanah Laut Berinteraksi”.
Adapun Kota Jambi dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa dengan 11 program unggulan prioritas di bawah kepemimpinan Maulana, dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia”. (*)




Tinggalkan Balasan