TANYAFAKTA.CO, JAKARTA – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengecam keras pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut bahwa “ Kristen membunuh orang Islam itu  syahid”.

Hal itu disampaikan Combyan Lombongbitung Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan Pengurus Pusat GMKI dalam siaran pers PP GMKI pada hari Minggu, (12/4/2026), di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

‎”Kami Pengurus Pusat GMKI menilai pernyataan Jusuf Kalla adalah ajaran yang menyesatkan karena tindakan pembunuhan tidak dapat dibenarkan baik secara ajaran Agama Kristen maupun dalam prinsip berNegara, dan berpotensi merusak kerukunan antarumat beragama di Indonesia”, ujar Combyan.

Combyan, menambahkan bahwa ajaran Kristen selalu mengedepankan saling mengasihi terhadap sesama dan menolak segala bentuk tindakan kekerasan. Dalam konteks berBangsa dan berNegara, pembunuhan adalah tindak kriminal yang berakibat hukuman pidana, tidak ada alasan dan tidak siapapun yang dapat membenarkan tindakan kriminal.

Baca juga:  Ditjen Gakkum KLHK Awasi Tambang Nikel di Kawasan Hutan Raja Ampat

“Pernyataan yang Jusuf Kalla ini sangat berbahaya, karena pandangan bahwa kekerasan bisa dibenarkan dengan syarat tertentu berpotensi menghasut orang yang salah menafsirkan dan bertentangan dengan hukum karena akan menganggu Stabilitas Negara,” tambahnya.

PP GMKI juga menekankan bahwa Indonesia berdiri di atas nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persatuan.

‎Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahaa Indonesia adalah rumah bersama. pernyataan dari tokoh nasional, harus disampaikan dengan penuh tanggung jawab.