TANYAFAKTA.CO, KERINCI – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi. Salah satunya melalui penebaran 1.500 bibit ikan nila di kolam stunting yang berada di areal Kebun Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum IKBI PTPN IV Palmco, Ny. Lina Jatmiko, didampingi Ketua IKBI PTPN IV Regional IV Jambi, Ny. Yusnidar Khayamuddin, pada Kamis (12/4/2026). Turut hadir Business Support (BS) Head PTPN IV Regional IV Jambi Dhanny Hermawan serta Manager Kebun Kayu Aro Indra Utama Lubis.

Sekretaris PTPN IV Regional IV Jambi, Hariman Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Baca juga:  Fahrul Ilmi Hadiri Peringatan Isra' dan Mi'raj di Dua Kelurahan di Alam Barajo

“Pelepasan bibit ikan ini merupakan kerja sama IKBI dan PTPN Regional IV melalui program TJSL. Ada sekitar 1.500 ekor ikan nila yang kami tebar dan pelihara di kolam stunting di areal Kayu Aro,” ujarnya.

Menurut Hariman, program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus membantu masyarakat sekitar.

“Pemeliharaan ikan nila ini merupakan upaya nyata IKBI dan PTPN untuk mendukung program ketahanan pangan. Nantinya ikan ini bisa dikonsumsi masyarakat, khususnya warga kurang mampu,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh proses mulai dari penebaran hingga pembesaran ikan dilakukan secara bersama oleh anggota IKBI Regional IV dan manajemen Kebun Kayu Aro.

Baca juga:  Fahrul Ilmi Apresiasi Program Pemberdayaan Masjid At-Taqwa di Rawasari

“Sekitar tiga bulan ke depan, saat ikan sudah siap konsumsi, hasilnya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat sekitar kebun. Ini bentuk kepedulian kami terhadap warga sekaligus kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. (*)