TANYAFAKTA.CO, KOTA JAMBI – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan bagi Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP se-Kota Jambi Tahun 2026 di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut diikuti para Ketua OSIS SMP negeri dan swasta se-Kota Jambi.
Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono, beserta jajaran, para narasumber, pembina OSIS, serta peserta Bimtek dari berbagai sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung visi pembangunan Kota Jambi Tahun 2025–2029, yakni mewujudkan Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.
Salah satu fokus utama yang diperkuat melalui kegiatan tersebut adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mencetak generasi muda yang unggul, disiplin, kreatif, dan berkarakter.
Dalam arahannya, Diza mengungkapkan bahwa lebih dari 54 persen penduduk Kota Jambi saat ini merupakan generasi muda sehingga menjadi aset besar bagi kepemimpinan masa depan.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama, mempunyai visi yang jelas, serta mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
“Kepemimpinan itu tentang pengaruh, visi, dan inspirasi. Pemimpin harus mampu memotivasi dan menggerakkan orang lain untuk memberikan yang terbaik,” ujar Diza di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan, kepemimpinan visioner merupakan kemampuan seorang pemimpin dalam melihat peluang, memiliki tujuan yang jelas, serta membawa perubahan positif di masa depan.
Kepada para Ketua OSIS, Diza menekankan pentingnya keberanian menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan sopan. Menurutnya, Ketua OSIS memiliki peran strategis sebagai penghubung antara siswa, guru, dan pihak sekolah.
“Pentingnya teman-teman mendengarkan aspirasi, tidak hanya dari murid tetapi juga para guru. Dari situ baru kita bisa mengevaluasi dan memformulasi program dengan baik,” katanya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut secara maksimal sehingga mampu melahirkan berbagai gagasan dan program terbaik yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
“Saya berharap para Ketua OSIS yang hadir di sini benar-benar memanfaatkan pelatihan ini dengan baik dan nantinya bisa melahirkan program-program terbaik untuk sekolah masing-masing,” lanjutnya.
Diza juga berharap para peserta Bimtek dapat menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Saya berharap para Ketua OSIS yang hadir di sini bisa menjadi calon pemimpin bangsa, karena mereka tidak hanya berani memberikan inspirasi, tetapi juga menyampaikan aspirasi kepada guru maupun kepala sekolah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Diza turut menyoroti berbagai tantangan generasi muda saat ini, mulai dari kecanduan gadget, rasa insecure akibat media sosial, kurang percaya diri, minim komunikasi langsung, mental instan, hingga rendahnya disiplin.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, peserta didorong memiliki pola pikir visioner, seperti kreatif, inovatif, kritis, logis, mampu menerima masukan, menghargai perbedaan, serta berorientasi pada masa depan.
Selain itu, para peserta juga diajak mengambil peran nyata dalam pembangunan Kota Jambi dengan menjadi pelajar yang disiplin dan berprestasi, menjaga kebersihan lingkungan, bijak bermedia sosial, menjadi pelopor gerakan anti-bullying, menjaga budaya Melayu dan sopan santun, serta aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek Kepemimpinan OSIS tersebut didasarkan pada sejumlah regulasi pendidikan nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, serta Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.
Sugiyono menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab siswa, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan manajemen organisasi, komunikasi, disiplin, kerja sama tim, dan etika berorganisasi.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal kepemimpinan kepada Ketua OSIS SMP se-Kota Jambi agar mereka mampu merancang, melaksanakan, sekaligus mengevaluasi kegiatan OSIS dengan lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar Ketua OSIS SMP negeri dan swasta se-Kota Jambi.
“Kita fasilitasi agar mereka dapat memperkuat silaturahmi, karena di era sekarang ini kolaborasi dan membangun relasi dengan siswa dari sekolah lain menjadi hal yang penting,” tambahnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi, baik di dalam aula maupun kegiatan luar ruangan, seperti tata upacara bendera, latihan dasar baris-berbaris, manajemen organisasi, komunikasi kepemimpinan, hingga penguatan teknologi digital.
Untuk materi baris-berbaris dan tata upacara, Dinas Pendidikan Kota Jambi melibatkan para alumni Paskibraka dan unsur Purna Paskibraka Indonesia sebagai narasumber dan pelatih.
Sugiyono berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir pemimpin muda yang inspiratif, disiplin, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kita harapkan mereka menjadi generasi muda yang membanggakan, baik hari ini maupun di masa depan,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan