Maulana menegaskan, setelah memahami sejarah dan budaya daerah, generasi muda harus mampu mengomunikasikannya dengan cara modern sebagai modal membangun masa depan.

Ia juga menyinggung kejayaan peradaban Jambi pada masa lalu, termasuk keberadaan Candi Muaro Jambi yang disebut sebagai salah satu pusat pendidikan besar dunia pada abad ke-7.

“Ini adalah kejayaan masa lalu yang harus kita angkat kembali untuk kesuksesan masa depan. Kejayaan tersebut bisa dikenalkan melalui narasi-narasi modern,” ujarnya.

Maulana menyebut, 11 pasang finalis yang tampil di grand final menjadi simbol generasi muda Kota Jambi yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Jambi tahun ini akan menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional, seperti Rapat Kerja Nasional Ikatan Dokter Indonesia serta forum smart city nasional dari Kementerian Komunikasi dan Digital.

Baca juga:  Bukan Pengusiran! Wali Kota Maulana Tertibkan PKL Pasar Talang Banjar dengan Humanis Untuk Kota Jambi yang Nyaman 

Karena itu, para finalis Bujang Gadis Kota Jambi diharapkan mampu menjadi wajah daerah dalam menyambut para tamu dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Mereka harus mampu menjelaskan tentang Jambi secara utuh kepada para tamu yang datang. Mudah-mudahan mereka sukses mengenalkan Jambi ke panggung nasional dan internasional,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kota Jambi serta seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan seluruh sponsor yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan grand final tersebut turut dihadiri Diza Hazra Aljosha, Ketua GOW Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, Boy Sutan Binanga Siregar, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, camat se-Kota Jambi, serta para pendukung finalis.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Buka Bimtek LAM dan Banmus Adat RT, Dorong Peran Adat dalam Penyelesaian Sengketa Masyarakat

Hingga berita ini diterbitkan, rangkaian Grand Final Bujang Gadis Kota Jambi 2026 masih berlangsung. (*)