“Terima kasih pak, bantuan ini segera kami salurkan kepada korban banjir yang telah terdata dan tersebar di puluhan desa. Ini meringankan beban korban,” ujar Anggiat saat menerima bantuan berupa 100 sak beras, 100 dus mi instan, dan 100 kardus air mineral.

Banjir mulai melanda Kabupaten Sarolangun sejak akhir April 2026 akibat tingginya curah hujan di hulu Sungai Batanghari Asai.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sarolangun, sebanyak lima kecamatan dan 26 desa terdampak banjir. Tercatat sekitar 1.552 rumah warga terendam, bahkan di sejumlah wilayah ketinggian air mencapai atap rumah, seperti yang terjadi di Desa Pulau Buayo, Kecamatan Bathin VIII.

Baca juga:  Dirut PTPN IV Palmco Kunjungi Jambi, Salurkan Santunan dan Apresiasi Kinerja PTPN IV Regional IV

Manager Kebun Bukit Cermin, Bambang Purwanto, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun sejak air mulai meluap ke permukiman warga.

“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan Bupati Sarolangun. Bupati Sarolangun Hurmin mengarahkan agar seluruh bantuan dipusatkan di BPMPTSP,” ungkap Bambang Purwanto. (*)