Al Haris juga berharap lahan yang dihibahkan dapat segera dimanfaatkan secara optimal melalui perencanaan matang dan pengawasan yang baik sehingga pembangunan KODAM dapat berjalan tepat waktu.
Ia menjelaskan lokasi lahan tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan berkembang di sekitar Mendalo dan dekat akses jalan tol.
“Kami juga sudah menyiapkan alternatif lahan lain. Harapan kami nanti pembangunan KODAM berada di kawasan Mendalo yang merupakan daerah exit tol. Tahun ini juga jalan tol sedang disiapkan tersambung hingga Merlung,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap rencana pembangunan KODAM.
“Saya cukup terkejut dan sangat berterima kasih atas perhatian Pak Gubernur yang memberikan hibah tanah 13 hektare dengan lokasi yang sangat strategis. Lahannya bagus dan berada di kawasan yang mendukung,” ungkap Pangdam.
Menurutnya, hibah tersebut akan segera dilaporkan kepada pimpinan TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari rencana strategis pengembangan empat KODAM baru pada tahun 2027 mendatang.
“Setelah penandatanganan ini akan kami laporkan ke pimpinan TNI AD. Sesuai rencana strategis, tahun 2027 akan dikembangkan empat KODAM baru dan salah satunya berpotensi berada di Jambi,” katanya.
Ia menambahkan, proses selanjutnya akan melalui tahapan peninjauan dan pengkajian sebelum diputuskan secara resmi oleh Mabes TNI AD.
Pangdam berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan TNI dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas keamanan wilayah. (*)




Tinggalkan Balasan