Keberhasilan ekspor ini dinilai menjadi bukti bahwa kopi robusta asal Kerinci memiliki daya saing tinggi di pasar global. Selain kualitas yang terus meningkat, kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga pendamping menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor perkebunan kopi di daerah tersebut.
Meski demikian, proses ekspor saat ini masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah berharap ke depan aktivitas ekspor komoditas unggulan Jambi dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi.
“Kedepannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah PAD,” tambahnya.
Ekspor kopi Fine Robusta ini sekaligus menjadi angin segar bagi para petani kopi di Kerinci, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi. (*)




Tinggalkan Balasan