“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan global. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi kekuatan bangsa untuk tetap kokoh, bersatu, dan mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman,” ujar Sugeng Hariadi.
Menurutnya, perdamaian dunia berawal dari kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi, saling menghormati, serta menghargai martabat kemanusiaan. Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa menjadi bukti nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan apabila dipersatukan oleh nilai-nilai Pancasila.
Kajati Jambi juga mengajak seluruh jajaran Kejaksaan untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjalankan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berintegritas.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus dihidupkan dalam tindakan nyata. Nilai gotong royong, keadilan sosial, persatuan, dan penghormatan terhadap sesama harus terus menjadi bagian dari budaya kerja dan kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan anugerah yang harus dirawat bersama. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, diharapkan semangat persatuan, keadilan, dan kebersamaan terus tumbuh demi mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan damai.
Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, para Asisten, Koordinator, Kepala Seksi, Kepala Subbagian, Pemeriksa, pegawai Kejaksaan Tinggi Jambi, serta jajaran Kejaksaan Negeri Jambi yang turut hadir dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. (*)





Tinggalkan Balasan