“Konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang. Konsolidasi sipil, konsolidasi mahasiswa, konsolidasi buruh, konsolidasi kelompok civil society dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Noel memperingatkan bahwa situasi saat ini berpotensi memicu gejolak sosial yang besar apabila tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah.

Ia bahkan menyebut kemungkinan munculnya kondisi yang menyerupai “Tragedi 1998 Jilid Dua” jika berbagai persoalan yang berkembang tidak segera mendapat perhatian.

Menurut Noel, memburuknya sejumlah indikator ekonomi dapat menjadi faktor yang mendorong meningkatnya ketidakpuasan publik dan memperbesar potensi terjadinya gejolak sosial maupun politik dalam waktu dekat. (*)

Baca juga:  Dewan Pers Soroti Perjanjian Dagang RI–AS, Dinilai Ancam Industri Media Nasional