“MoU tanpa implementasi itu oleh kementerian kita tidak ada nilainya. Yang kami harapkan dari MoU ini adalah implementasinya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut dapat membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BKKBN, khususnya dalam bidang analisis data dan statistika.

“Kami berharap seluruh pegawai memahami statistika dan mampu melakukan analisis terhadap berbagai persoalan di lapangan. Ke depan, kita bisa mengembangkan kelas tematik bersama Universitas Jambi, bukan hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk peningkatan kompetensi pegawai,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi pegawai, kedua pihak juga membahas agenda jangka panjang terkait penanganan masyarakat Suku Anak Dalam (SAD), yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam aspek kependudukan dan akses terhadap layanan dasar.

Baca juga:  Membanggakan, Mahasiswi FH UNJA Tenri Ola Marzaham Raih Winner Face of Indonesia Jambi 2026

Melalui kolaborasi ini, UNJA dan BKKBN Provinsi Jambi berharap dapat menghasilkan model pendekatan yang efektif dalam penanganan masyarakat Suku Anak Dalam, yang tidak hanya bermanfaat di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga dapat menjadi referensi di tingkat internasional. (*)

Sumber : UNJA dan BKKBN Provinsi Jambi Teken MOU, Sepakat Kolaborasi Harus Berdampak Nyata