Berbekal keyakinan tersebut, Iin mulai bereksperimen. Perjalanannya tidak mudah. Berbagai percobaan dilakukan dengan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, jemarinya beberapa kali terluka akibat duri tajam tandan sawit saat mencari formulasi yang tepat.

Kegigihan Iin yang tidak mengenal kata “menyerah” tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Kini, Iin berhasil mengembangkan berbagai produk pangan berbahan dasar sawit, mulai dari bolu sawit, keripik sawit, kue kering sawit, selai sawit, rendang sawit, hingga dodol sawit.

Produk andalannya, Bolu Sawit, menggunakan komposisi sekitar 30 persen sari pati sawit dan 70 persen bahan lainnya. Produk tersebut kini menjadi salah satu oleh-oleh khas Muaro Bungo yang banyak diminati masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Maulana Launching Wisata Kuliner Kota Tua, Siap Jadi Ikon Baru Jambi

Untuk menjaga kualitas, Iin menggunakan buah sawit varietas Tenera berkualitas premium sebagai bahan baku utama. Bahkan, ia berani membeli tandan buah segar dengan harga lebih tinggi dibanding harga pasar.

“Saya punya mimpi agar semakin banyak masyarakat yang mampu mengolah sawit menjadi produk bernilai tambah. Semakin banyak produk pangan berbahan sawit yang diproduksi, maka semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan petani sawit,” ujarnya.

Melihat potensi besar tersebut, Elaeis Media Group menggandeng Iin untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada masyarakat melalui berbagai workshop di sejumlah daerah.

Chief Executive Officer (CEO) Elaeis Media Group, Abdul Aziz, mengatakan bahwa peserta workshop di Jambi tidak hanya akan menerima teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari menyiapkan bahan baku, mengolah sari pati sawit, hingga menghasilkan produk pangan siap konsumsi.

Baca juga:  Teh Kayu Aro Jadi Primadona di Jambi Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati Stand PTPN IV Regional 4

“Kegiatan ini bertujuan membuktikan bahwa sawit bukan hanya dapat diolah menjadi minyak goreng, melainkan juga memiliki potensi besar sebagai bahan baku berbagai produk pangan bernilai ekonomi,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bung Aziz itu berharap workshop tersebut mampu melahirkan inovasi-inovasi baru di sektor kuliner berbasis sawit, menumbuhkan pelaku usaha baru, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap potensi hilirisasi kelapa sawit.

Menurutnya, kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.

“Artinya, kelapa sawit merupakan komoditas yang penting bagi kehidupan masyarakat. Sehingga tentu tanaman ini baik untuk kehidupan,” katanya.

Aziz menambahkan, workshop tersebut juga menjadi bagian dari upaya konkret EMG dalam mengampanyekan manfaat sawit kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan industri perkebunan sawit nasional yang terus didorong pemerintah.

Baca juga:  OJK Dorong Keterbukaan Informasi dan Penguatan Pengawasan Bidang Pasar Modal Melalui Akses KSEI

“Melalui workshop ini, Elaeis Media Group berharap peserta nantinya tidak hanya memahami potensi sawit sebagai bahan baku pangan, tetapi juga mampu melihatnya sebagai peluang usaha baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah Provinsi Jambi. Peluang ini adalah bagian dari keberlanjutan itu,” pungkas Aziz. (*)